Pimpinan KPK Berani dan Integritas

Posted: 11UTC37 10,2011 in caring (catatan garing)
Pekan ini, seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memasuki tahap uji kelayakan dan kepatutan.  Delapan nama sudah terpilih, dan mereka akan diuji di depan para wakil rakyat yaitu Komisi III DPR.
Panitia seleksi, telah meloloskan delapan nama calon pimpinan KPK. Kedelapan nama ini dinilai sudah memenuhi harapan karena telah teruji melalui rekam jejak dan uji publik. Kedelapan nama inipun sudah mendapat peringkat sesuai dengan uji publik yang dilakukan panitia seleksi. Hal ini memudahkan Komisi III untuk memilih nama-nama sesuai harapan masyarakat yaitu calon pimpinan yang berkualitas berani, dan integritas.
Dua kata terakhir ini penting untuk mencari siapa pimpinan KPK. Integritas dan keberanian. Dan dalam proses politik ini, dua kata ini akan diuji. Apakah mereka bisa terhindar dari jebakan politik?  atau terjebak dalam permainan para wakil rakyat yang tentunya akan meminta komitmen saat terpilih sebagai pimpinan KPK?
Inilah pertaruhan sebenarnya bagi Abdullah Hehamahua, Abraham Samad, Adnan Pandu Pradja, Aryanto Sutadi, Bambang Widjojanto, Handojo Sudradjat, Yunus Husein dan Zulkarnain. Kedelapan orang ini tentunya bukan kandidat pencari kerja, pencari popularitas atau jabatan.
Memang tak muda menjadi pimpinan KPK mengingat banyaknya kasus korupsi di berbagai bidang atau departemen terkait di pemerintahan yang menggerogoti uang negara.  Perlawanan yang dilakukan para koruptor juga tidak kecil. Upaya pengembosan sudah beberapa kali dilakukan mereka. Mulai dengan kriminalisasi seperti yang terjadi pada Antasari Azhar, Bibit dan Chandra. Ancaman membubarkan KPK, mengurangi anggaran KPK sampai upaya mengamandemen undang-undang yang mengatur kewenangan KPK.
Tak heran, masyarakat pun curiga dan sedikit apriori terhadap proses politik di DPR ini. Apalagi aroma permusuhan para anggota DPR terhadap KPK sangat terasa sekali.
Untuk itulah, kenapa masyarakat harus mengawal proses politik tersebut dengan saksama. Supaya selama empat tahun ke depan kita tidak lagi disuguhi buah berulat;  tampak mulus di kulit, ternyata busuk di dalam. Sudah cukup rasanya delapan tahun kita menyaksikan citra KPK babak belur dihajar para koruptor. Sudah cukup kita menggalang dukungan masyarakat untuk menyelamatkan KPK karena kandidat yang terpilih bermain api.
Menjadi pimpinan KPK adalah pilihan hidup. Para pimpinan ini harus sadar bahwa mereka adalah orang-orang terpilih yang mewakili suara rakyat yang sudah muak dengan perilaku korupsi para pejabat negara. Tidak mudah mencari pimpinan KPK. Calon yang lolos saat ini pun tidak begitu menonjol, tapi kita optimis kalau dikawal bersama mereka bisa ‘on the track’ dan berani. Kita sudah muak dengan prilaku korup yang selalu saja dipertontonkan oleh oknum penyelenggara pemerintahan di negara ini.
Kita berharap orang-orang yang terpilih menjadi pimpinan KPK nantinya adalah orang-orang benar-benar komitmen memberantas korupsi. Bukan orang-orang yang tebang pilih atau melindungi praktik kebusukan yang dilakukan sejumlah kelompok dan pemerintah yang berkuasa.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s