Penuhi Hak Anak

Posted: 07UTC32 10,2011 in caring (catatan garing)

Anak adalah amanah dan karunia Allah yang harus dilindungi, dijaga, serta dipenuhi hak-haknya. Masa depan bangsa ini ada di tangan anak-anak sehingga negara berkewajiban memenuhi hak setiap anak untuk dapat hidup, tumbuh, dan berkembang. Hari ini, 23 Juli, adalah Hari Anak Nasional. Pemerintah dan sebagian masyarakat yang peduli anak pun tak pernah melupakan peringatan ini. Imbauan kepedulian terhadap hak anak biasanya akan nyaring dikumandangkan. Sayangnya, imbauan ini biasanya terjebak dalam suasana seremonial belaka. Buktinya, setiap tahun dirayakan, hak-hak anak masih diabaikan oleh pemerintah. 

Peringatan hari anak ini tak hanya ditujukan kepada pemerintah. Seluruh elemen masyarakat seharusnya bisa merasakan substansi perayaan hari anak ini. Misalnya, bagaimana caranya menumbuhkan kepedulian, kesadaran, dan peran aktif keluarga, masyarakat, lembaga sosial, dunia usaha, dan pemerintah dalam melindungi, merawat, mengasuh, dan memberi pelayanan pendidikan, gizi, dan kesehatan.

Anak yang berkualitas baik adalah dambaan setiap orang tua. Anak adalah investasi orang tua pada masa mendatang. Apalagi, kompetisi yang sangat ketat pada masa mendatang membuat anak harus benarbenar berkualitas, baik secara intelektual, fisik, maupun moral.

Peringatan Hari Anak Nasional tahun ini diharapkan bisa memberikan inspirasi bagi seluruh anak Indonesia yang selama ini belum terpenuhi hak-haknya sebagai seorang anak. Masih banyak anak-anak kita yang belum mendapat pendidikan yang layak, apalagi dengan semakin mahalnya pendidikan. Banyak orang tua menyuruh anaknya mencari uang dan menjadi tulang punggung keluarga.

Selain masalah pendidikan, hak anak lainnya yang masih diabaikan oleh pemerintah dan orang tua adalah pelayanan kesehatan bermutu. Pemerintah sekali lagi mengabaikan masalah ini. Banyak anak-anak tak mendapatkan gizi yang cukup karena mahalnya makanan. Dulu, pada zaman Orde Baru, beberapa sekolah di daerah sering kali mendapatkan susu dan pengobatan gratis. Sekarang ini, semuanya serbakomersial sehingga bagi anak-anak tak mampu masalah pemenuhan gizi adalah sebuah kemewahan.

Persoalan klasik bangsa ini adalah anak jalanan. Sudah tak terhitung ratusan program dan kebijakan dilakukan pemerintah melalui instansi terkait untuk menolong anak jalanan ini. Namun, faktanya jumlah anak jalanan di beberapa kota besar semakin banyak. Pemerintah tidak punya strategi dasar yang menyeluruh untuk membenahi anak-anak jalanan ini.

Anak merupakan generasi penerus bangsa yang akan memimpin bangsa ini. Oleh karena itu, tugas pemerintah dan elemen bangsa untuk memenuhi semua hak-haknya dan bukan mengabaikannya. Selamat hari anak untuk seluruh anak Indonesia. Mudah-mudahan kepedulian dan pemenuhan hak anak tidak terabaikan dan tak berhenti di tengah jalan.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s