Musik Pedalaman Bisa Sembuhkan Penyakit

Posted: 05UTC30 10,2011 in my music

Musik ritmis dari masyarakat pedalaman diduga mampu mengobati penyakit. Menurut Ully Sigar Rusady — Aktivis lingkungan dan juga seniman — berbagai lagu maupun musik yang bersifat ritmis dan ritual di pedalaman ternyata memiliki nilai tersendiri, yakni mampu menyembuhkan berbagai penyakit fisik serta kerohanian. ”Saya tadinya sama sekali tak percaya dengan musik ritmis yang kerap dijadikan pengobatan masyarakat pedalaman. Tapi setelah melakukan observasi dan terjun langsung untuk membuktikannya ternyata benar. Musik tradisional masyarakat pedalaman bisa menyembuhkan penyakit,” ujar kakak kandung artis Paramitha Rusady.

Pemilik Vini Vidi Vici yang sebelumnya dikenal sebagai aktivis penerima penghargaan dari United Nations Environment Program (UNEP) dan duta besar keliling PBB itu mencontohkan, di pedalaman Kalimantan dengan masyarakat suku Dayaknya, di Sulawesi dan beberapa daerah lainnya, musik digunakan sebagai pengobatan penyakit fisik.

Dalam setiap kandungan ritmis musik masyarakat pedalaman mempunyai kekuatan tersendiri sehingga mampu mengobati penyakit. Namun bagi orang luar, kenyataan demikian sulit diterima dan tentunya perlu ada pengkajian lebih dalam lagi. ”Kalau kita melihat musik di masyarakat Indian dahulu kala, kondisinya tak jauh berbeda dengan masyarakat pedalaman kita. Gerak maupun musik ritmis digunakan sebagai pengobatan,” ujarnya.

Berbagai musik ritmis masyarakat pedalaman itu telah dipelajarinya dan kini dibuat not-not baloknya untuk memudahkan orang-orang yang ingin mempelajarinya lebih dalam lagi. ”Kebetulan saya punya sekolah musik, maka musik-musik dari pedalaman itu saya pelajari dan dicoba lebih jauh lewat sekolah musik saya, ”tutur Ully yang merupakan musisi yang mengusung aliran balada dengan lirik lagu yang menceritakan tentang hutan itu.

Sementara itu menanggapi pernyataan Ully, pengamat musik Frankie Raden mengatakan sebenarnya musik sendiri fungsinya adalah sebagai terapi. ”Tidak hanya musik, kesenian pun adalah salah satu cara untuk melakukan terapi bagi manusia,” katanya.
Diakuinya, musik ritmis yang bisa mengobati organ-organ dan struktur tubuh mungkin berasal dari karakter tertentu. ”Terutama syaraf dan jaringannya, sejak lama sebenarnya manusia sudah menciptakan musik untuk menyembuhkan dirinya sendiri,” katanya.
Sampai saat ini yang hanya diakui sebagai musik yang bisa mengendalikan jaringan otak di sebelah kanan sehingga bisa menurunkan emosi seseorang hanyalah musik klasik. ”Padahal di salah satu pedalaman di Kalimantan tepatnya suku dayak terdapat satu jenis musik yang dinamakan Belian. Musik ini sudah lama dikenal sebagai musik yang mampu mengendalikan emosi seseorang sehingga sakit yang dideritanya berangsur-angsur sembuh,” katanya.
Tidak hanya musik ritmis, bila orang mau melakukan Yoga misalnya, biasanya akan memutar musik yang dapat mengkondisikan untuk bisa bermeditasi. Frankie mendukung jika ada orang yang mau melakukan riset untuk meneliti musik ritmis yang ternyata bisa mengobati penyakit. ”Dengan catatan, terdiri dari berbagai multi disiplin untuk menyelidikinya,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s