Bekas Kacang

Posted: 05UTC34 10,2011 in foolitik

Jadwal kampanye calon presiden Partai Elang Ngamuk memang sangat padat sekali. Markaban, sebagai salah satu anggota tim sukses, setiap hari, setiap jam, sampai setiap menit, mendampingi ketua partai yang dicalonkan menjadi presiden.

Suatu ketika, di satu daerah, sang calon presiden bersama timnya mendatangi kediaman beberapa orang tua jompo. Sang calon presiden bersama Markaban melihat ada sebuah tempat makanan meja yang berisi kacang. ”Apakah Anda tidak berkeberatan saya memakan kacang itu?”, tanya sang calon presiden mencoba berakrab ria dengan beberapa orang tua yang sudah jompo.

”Oh, tidak apa-apa… makan saja,” sahut seorang nenek. Cerita punya cerita, tidak terasa satu jam berlalu. Kacang di tempat makanan itu sudah habis tak bersisa. Sambil sedikit malu calon presiden ini berkata, ”Wah, maaf ya, saya tidak bermaksud untuk menghabiskannya, sebenarnya saya hanya ingin memakan sebagian saja,” katanya.

Dengan santainya seorang nenek berkata, ”Oh, tidak apa-apa, sejak kami kehilangan gigi, kami semua hanya bisa menghisap dan menjilati coklat yang ada di kacang-kacang itu.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s