Malaikat Subuh

Posted: 05UTC41 10,2011 in Jurnal Haji

January 24th, 2007 by mirone


Suasana persaudaraan dan pertemanan sangat dirasakan para jamaah ketika menginap tiga hari di Mina. Di tenda yang berukuran cukup besar itu, ratusan jemaah menginap dan tidur dengan hanya dipisahkan oleh sebuah sekat dari kain. Tentunya jamaah lelaki dipisah dengan jamaah perempuan. Setiap jemaah disediakan kasur kecil, bantal dan selimut yang cukup tebal. Kami semua tidur berderet dan kadangkala kalau jemaahnya banyak, yang terjadi adalah berhimpit-himpitan.

Yang menarik di waktu malam di saat memasuki peraduan, pemandangan yang terlihat hanyalah tubuh-tubuh jemaah berjejer seperti ikan sardin. Kadangkala, untuk melewati mereka, kita harus berhati-hati karena takut tersandung kaki, atau kadang badan. Kebetulan saya menempati lokasi yang cukup jauh dari pintu tenda. Akibatnya, kalau ingin ke kamar kecil, maka dibutuhkan keterampilan berolah tubuh. Selain mata harus awas memperhatikan ke bawah di saat kaki melangkah, keseimbangan badan harus juga dijaga. Karena dengan kaki dijinjit, praktis keseimbangan akan berkurang.

Apalagi, kita harus siap meloncat, jika ada jamaah yang tidurnya terlentang dan menghalangi jalan. Hal ini jelas menyiksa saya dan beberapa teman jemaah yang kebetulan berbadan cukup besar. Apalagi di saat malam ketika rasa lelah sudah benar-benar menyerang tubuh dan kantuk menyiksa pelupuk mata, ditambah ingin buang air kecil, hal ini sangat merepotkan. Tak jarang, karena kurang awas karena ngantuk, sumpah serapah seringkali keluar, ketika secara tak sengaja kaki kita terantuk badan orang atau menginjak kakinya. Dari sekian banyak kejadian itu, ada satu yang menimpa saya dan membuat para jamaah menjuluki kejadian tersebut sebagai ‘Tertimpa Malaikat Subuh’.

Ceritanya, di malam kedua di saat selesai melaksanakan melempar tiga Jamarat, kami semua tertidur karena kelelahan. Ketika waktu menunjukan pukul 02.30 dini hari, saya terbangun karena tak kuasa ingin ke kamar kecil. Usai melaksanakan hajat kecil, saya kembali ke tenda dengan kondisi masih ngantuk. Dengan berjingkat, saya perlahan-lahan melewati beberapa orang yang sedang terkapar tidur. Namun karena kondisi ngantuk, saya pun tak awas lagi melihat ke bawah. Akibatnya, kaki saya terantuk ke kaki teman jamaah. Brukk..saya pun terlempar cukup keras ke sekat kain, pembatas antara jamaah pria dan wanita. Akibatnya ada beberapa jamaah wanita tertimpa tubuh saya. ”Astagfirullah…Subhannallah.” Seruan-seruan itu terlontar dari mulut para jamaah wanita yang tertimpa tubuh saya.

Untungnya, meski ada beberapa jamaah yang bangun, tapi tak ada yang memperhatikan. Dengan diam-diam saya pun buru-buru meloncat ke kasur saya dan langsung berbaring tidur. Sementara, di tenda sebelah, beberapa jamaah wanita yang terbangun karena kaget masih bertanya-tanya soal kejadian tersebut.

Esoknya usai Shalat Subuh, beberapa jamaah wanita masih membicarakan kejadian itu. Namun mereka masih bingung siapa yang menimpa kepala dan badan mereka. Kesimpulan yang didapat, ada ‘Malaikat Subuh’ yang membangunkan mereka supaya segera beribadah dan jangan tidur melulu. ”Mungkin di Mina ini kita harus banyak beribadah, bukan tidur saja,” komentar seorang ibu yang kemudian diamini yang lain. Dalam hati saya tertawa geli tapi saya tak kuasa menceritakan siapa orang yang menimpa badan mereka, hingga saat ini, bahwa sayalah sebenarnya ‘Malaikat Subuh’ itu.

Komentar
  1. Adam Kurniawan mengatakan:

    Bagus blognya sob.
    Postingannya juga bermanfaat.
    Terus berkarya ya, berbagi itu Indah🙂

    Ditunggu kunjungan baliknya ya sob, jangan lupa tinggalin jejak di postingan saya ya.🙂

  2. Ibunya Al-Fath mengatakan:

    Hahahaha.. Lucunya.. Maaf, bukan mentertawakan Bang.. Tp ceritanya emang lucu. Btw, sy malah ga ada diksh alas/kasur kecil. Apalg bantal. Tp tetep aja nikmat.. ^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s