Legalisasi Ganja

Posted: 05UTC35 10,2011 in caring (catatan garing)

Sejak reformasi bergulir, bangsa ini benar-benar terbuka dalam segala hal. Maraknya pornografi, narkotika di masyarakat memperlihatkan bagaimana bangsa ini mudah sekali dicemari. Penyakit moral merajalela menyebar di semua kalangan. Kultur dan budaya negara-negara barat menjadi tolak ukur setiap perubahan yang terjadi di bangsa ini. Sehingga ketika terjadi aksi di Selandia Baru dan Kanada meminta ganja dilegalkan, Indonesia pun ikut-ikutan. Ganja, yang merupakan cannabis sativa, salah satu tumbuhan terlarang dan masuk katagori narkotika kelas satu, didesak untuk dilegalkan. Aksi yang berlangsung sejak 1999 ini, kini juga melanda Indonesia, negara yang jelas bukan saja melarang memperjualbelikan tetapi juga memilikinya.
Sebuah komunitas yang bernama Lingkar Ganja Nusantara rencananya Sabtu (7/5) akan melakukan aksi damai mendukung legalisasi ganja, di Bundaran Hotel Indonesia Jakarta. Dari namanya saja kita sudah bisa menebak seperti apa komunitas ini. Kelompok ini mengaku aksi yang dinamakan Global Marijuana March bertujuan supaya ganja menjadi barang yang legal karena ada hubungannya dengan peradaban dan kebudayaan manusia.

Wacana legalisasi ganja di Indonesia sebenarnya memang sudah lama bergaung. Malah di Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Indonesian National Institute of Drug Abuse (INIDA), masalah ini sedang dikaji. Pengkajian ini bergulir bersamaan dengan rancangan Undang-Undang Antinarkoba sebagai penggabungan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1997 tentang Narkotika dan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika. Rencana penggabungan kedua undang-undang itu menjadi UU Antinarkoba, secara proses masih dibahas Panitia Khusus Narkotika Dewan Perwakilan Rakyat.
Sebenarnya, di Eropa, isu legalisasi ganja juga menjadi perkara serius sampai tingkat parlemen. Untuk merespons kebijakan Belanda tentang legalisasi ganja, beberapa negara tidak serta merta menyetujuinya. Malah, di Belanda, negara yang sering dianggap surganya mariyuana, tidak ada aturan yang menyatakan ganja legal. Memang tak terbayangkan, apa yang terjadi dengan bangsa ini apabila ganja dilegalkan. Karena bagaimanapun ganja lebih banyak merugikan daripada menguntungkan. Ganja sama dengan jenis narkotika lainnya yang bisa memengaruhi syaraf manusia. Dan tak hanya itu, efek yang dirasakan juga sama dengan narkotika lainnya, kecanduan dan membuat pemakainya tak bisa berfikir secara sehat.
Itulah kenapa ganja tetap harus dilarang. Apalagi menurut data BNN, jumlah pengguna narkoba di Indonesia setiap tahunnya meningkat. Jumlah ini terus meningkat seiring waktu. Lebih mengerikan lagi, korban dan pencandu narkoba berada pada usia produktif dan anak-anak. Sudah cukup rasanya wacana judi, prostitusi dilegalkan. Ditambah lagi dengan ganja. Mau dibawa kemana bangsa ini, kalau belum bisa membatasi mana yang baik dan mana yang buruk. Seharusnya semua elemen bangsa ini berfikir ke depan untuk memajukan negara tercinta ini. Dan tak lagi bermain-main dalam wacana-wacana yang membuat bangsa ini semakin bingung dengan identitasnya.

Komentar
  1. sisil mengatakan:

    Baaaah ganja di legalisasi/ di haramkan? emang untuk beberapa kasus seperti dalam medis sih gpp,,tp untuk sehari2 itu akan sangat memperburuk kesehatan

    mampir blog saya ya😀
    http://blog.umy.ac.id/setankampus/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s